PUISI: Apakah Aku Harus..?

Scream
Aku, apakah harus?

Apakah aku harus diremukkan dulu hatinya, sehingga aku mau datang bicara dengan Kekasih Hati?
Apakah aku harus gagal dulu, sehingga aku mau menyembah Yang Tidak Pernah Gagal?

Apakah aku harus terbakar habis dulu, sehingga aku berhenti mencintai dunia?
Apakah aku harus dibenci habis-habisan, sehingga aku bisa percaya aku dikasihi dengan Kasih Yang Tidak Pernah Habis?
Apakah aku harus jatuh tergeletak, sehingga aku tahu ada yang selalu menopang tanganku?

Apakah aku harus dibuat idiot, sehingga aku berhenti berpikir bahwa “aku punya jawabannya”?
Apakah aku harus dibuat cemburu buta, sehingga aku tau yang terjadi ketika aku intim dengan dunia?

Apakah aku harus dibuat hancur berkeping-keping dulu, sehingga aku meminta belas kasihan?
Apakah aku harus dijatuhkan dulu hingga dasar terbawah, sehingga aku mau melihat ke atas?
Apakah aku harus dibawa ke batas dari kekuatanku, sehingga aku mau mencari Hikmat?

Apakah aku harus berjalan di lembah kekelaman dulu, sehingga aku berteriak mencari-cari Terang?
Apakah aku harus dibuat miskin dulu, sehingga aku mau mengejar Sang Penyedia?
Apakah aku harus dibuat sakit dulu, sehingga aku mencari Sang Penyembuh?

Apakah aku harus tersesat dulu, sehingga aku mau baru menyimak Rancangan?
Apakah aku harus melihat akhir dari segalanya, sehingga aku baru mau mengajak kamu berjalan melalui Jalan yang Sempit?

Apakah aku harus benar-benar buta, sehingga aku bisa melihat Visi?
Apakah aku harus benar-benar tuli, sehingga aku bisa mendengar Suara TUHAN?
Apakah aku harus bisu, sehingga aku bisa berhenti membicarakan diri sendiri?

Apakah aku harus tidak makan 40 hari, sehingga aku benar-benar Lapar?
Apakah aku harus berputar-putar di padang gurun 40 tahun dulu, sehingga aku menjadi benar-benar Haus?

Apakah aku harus kehilangan nyawa dulu, sehingga aku menyesal berambisi untuk memiliki dunia?
Apakah seluruh pegangan hidupku harus hancur dulu, sehingga aku mau berlutut, menundukan diri, merendahkan hati mencari Tuhan yg hidup?

*

Ya, mungkin memang harus demikian caranya

______________________________________________________________________________

Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!” #yesaya55:6
[]

SHS – 26 Dec 13

Iklan

6 pemikiran pada “PUISI: Apakah Aku Harus..?

  1. Ping-balik: 10 kelebihan orang Indonesia daripada orang Jepang | KATA NYA

  2. Ping-balik: Hey, STOP, where are you going?! | KATA NYA

Hey, what's your opinion? Be the first to speak up!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s