Bagaimana caranya seorang wanita bisa ngemil tengah malam tanpa bikin gendut?

(Disclaimer: awalnya ini ikutan lomba menulis dari suatu produk makanan sehat gitu, tapi saya gak menang dan siapa atau bagaimana proses pemilihan pemenangnya tidak transparan, jadilah saya edit ini artikel. Ah dasar FITB*R!)

 

Baca perlahan dan temukan jawaban dari pertanyaan di atas. Semoga barokah yah hehe

 

*
Tiba-tiba aku keinget sama saudari kembarku (sekarang pacar-red). Entah kenapa tiba-tiba ada dorongan kuat yang muncul di dalam hati ku. Perasaan ini cukup kuat tapi memang layak dipertanyakan kebenarannya. Intensitasnya sama seperti ketika aku tiba-tiba mendapat pengetahuan bahwa seorang pria sebut saja A akan masuk di jurusan Teknik Perminyakan ITB dan ternyata benar, seperti juga halnya seorang pemimpin yang saya rasa akan menikah di tahun itu padahal belum punya pacar (secara resmi) dan ternyata jadi menikah loh.

Beberapa ada yang takut sama saya, ada yang beranggapan saya ini menguntit dia, ketika saya tiba-tiba tahu dengan spesifik dan akurat lokasi dimana dia tinggal. Mungkin juga dia takut, saya ini punya kelainan atau punya koneksi terlarang dengan makhluk ghoib atau gaib atau semacamnya. Wajar saja kalau dibilang demikian, yang pasti aku memang punya hubungan dekat dengan TUHAN.

Sandra Cory, itu nama saudari kembar aku. Oh iya, nama saya Sandro Hanaehan, kami kembar. Karena kembar itu kalo dibaca kurang catchy atau kurang gaul atau bisa juga dibilang kurang edgy oleh kaum hipster perkotaan, kami sepakat saling menyebut satu sama lain: twin! (btw post ttg pasangan hidup twin awak bisa dicek di sini)

528850_2882201898824_303022578_n
Sandra dan Sandro, gak mirip kan?

Entah mengapa saya punya semacam dorongan sepertinya twin sedang kesusahan atau ada sesuatu. Nah sesuatunya ini kurang jelas apa. Pengen banget nanya langsung tapi takut salah. Takut malah menghakimi, takutnya gak ada apa-apa malah jadi apa-apa karena saya bilang ada apa-apa. Pasti sih dia bilang gak papa, namun kemudian akan diikuti pertanyaan seperti: “eh emang twin dapetin apa?”

Bisa juga gak akurat sih soalnya. Bisa juga akurat. Oke oke oke oke. Apa pembedanya? Damai sejahtera! Seperti ketika asap memenuhi kota Riau beberapa minggu lalu, saya entah yakin besok akan hujan (ketika hari jumat) pengen banget saat itu publish di facebook atau di twitter, maklumlah takut salah. Tapi ternyata benar. Hmmm. Aku mengambil hp dan chat dengan twin.

“Twinnnnn”

“knp twinn?

“gapapa kok twin”

“ok”

“eh gatau nih yah, gua to the point aja yak: are you okay?”

“apaan sih? Kok tiba-tiba nanya kayak gitu? Gua gak papa kok, aman semuanya”
(Okay kita semua sama-sama tahu wanita kadang seperti ini. Minta ditanya lagi)

“yaelah seriusan, twin, santai aja kali, are you okay?”

“iyaaaaaa gmn ya, ya semuanya lancar jaya sih hehe”
(hmmm wanita oh wanita, jadi kita tanya sekali lagi ya)

“TWIN ARE YOU OKAY?”

“aduhhhhh twin gua cerita ke lo aja yah. Jadi gini..”

twin awak
twin ceritanya lagi sedih 😦

Ternyata bener twin lagi ada sesuatu dan dia lagi rada sedih gitu. Jujur gua juga kurang ngerti ceritanya sih, lagi agak ngantuk nih soalnya hahaha, yang pasti kita pasang telinga untuk mendengarkan dan gausah komentar. Itu triknya menghadapi wanita (trust me it works!)

“oh gitu ya tuwin”

“Awas lo twin cerita-cerita ke orang! Awas aja sampe muncul kode-kode ga jelas nanti!”

“Iyeeee aman aman, iya twin nanti ini gua hapus deh chatnya. Btw lo suka ngemil ndak? I have something for you >.<“

Ceritanya tuh ya gua ngedapetin kalo perlu sesuatu yang manis supaya meredakan mood beliau yang rada pahit sedikit asem-asem. Tapi ternyata ada satu problematika..

“Suka aja sih twin. Tapi gua ga mungkin dong ngemil jam segini? Ntar gua gendut tauk. Tar sia-sia dong lemak yang gua bakar di gym tadi sore?”

Wah, persoalan baru nih. Persoalan bangsa. Bagaimana caranya seorang wanita bisa ngemil tengah malam tanpa bikin gendut? Hmmm seharusnya topik ini yang dibahas sama calon presiden Indonesia nanti, jangan cuma ngebahas hal-hal yang terlalu besar di bangsa ini. GAK KONKRIT! Seharusnya dibahas juga topik ini di oleh para caleg partai politik, ini kan mengenai aspirasi rakyat, identitas bangsa, kenapa? Kenapa?

Lalu aku inget dulu sempet dikirimin surprise hadiah cemilan yang mereknya ***** (eh ini bukan promosi yah) dikirimin sama kak Ribkah namanya. Kak Ribkah orangnya cantik banget soalnya ngirimin aku dua kotak gitu hahaha. Teringat kata-katanya kalau ***** ini cemilan sehat yang ga bikin gendut yang tidak berkontribusi sama sekali pada membesarnya perut ini. Ternyata sebatang benda enak ini cuman 110 kalori gitu sih. Terus lagi katanya beliau ini sumber serat, tercipta dari Oats, Kalsium, dan Vitamin A, B12, dan C. Kayak tidak mungkin. Rasanya ini terlalu supernatural, kok bisa cemilan rasanya enak tapi ndak bikin gendut? Tapi kawan, percayalah itu benar adanya..

Image

ya ya ya
udah ditutupin tetep ketahuan kalo ini F*ITBAR

Singkat cerita gua merekomendasikan ****** yang rasa buah ke twin. Sebab hanya itulah solusi dari pertanyaan sulit: “Bagaimana caranya seorang wanita bisa ngemil tengah malam tanpa bikin gendut?” Kita semua tahu ketika sesuatu yang manis bisa masuk ke dalam mulut, senyuman manis bisa merekah, hati yang gembira mengalahkan resah, perut tak jadi membesar, kesedihan pun sirna, kuatir galau serta gundah pun tersisih, kepada ****** ku berterima kasih!

24 Maret 2014
[] SHS

Iklan

7 pemikiran pada “Bagaimana caranya seorang wanita bisa ngemil tengah malam tanpa bikin gendut?

  1. “yang pasti kita pasang telinga untuk mendengarkan dan gausah komentar. Itu triknya menghadapi wanita (trust me it works!)”

    brot,lu harusnya buka kursus gimana caranya menghadapi wanita. gua yakin banyak yang terbantu,haha

    Suka

Hey, what's your opinion? Be the first to speak up!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s