3 Cara Agar Kita Dapat DIMENGERTI Oleh Semua Orang. No 3 paling nusuk!

Chasing the sun.

Kenapa sih dia gak ngertiin gue banget?

Mood gua lagi jelek dan mereka semua ga bisa ngertiin gue. DOH!!

Dia atau mereka atau orang lain tampaknya sulit untuk bisa mengerti isi hati atau isi pikiran kita yang sebenarnya. Mereka sepertinya tidak sanggup mengerti kode/sinyal/tanda yang kita rasa mudah dimengerti dan harus dimengerti oleh mereka.

Dongkol? Kesal? Emosi? Marah? Muak?

Jangan kuatir, setelah perenungan 10.000 jam di alam roh dan belantara pikiran. Penulis berhasil menemukan 3 cara praktis agar kita dapat dimengerti semua orang. Bacalah dengan saksama hingga habis untuk memperoleh manfaat maksimum. DIJAMIN!!!! 

(Warning membaca cepat dapat membuat Anda tidak mengerti pesan dari artikel ini. Sarkasme sedikit hehe)

1. Menjadi anak kecil, lagi 

Bayangkan seorang bayi manusia yang bersih, mungil, polos, pipinya agak tembem, sedang asik bermain sambil tertawa-tertawa kecil. Waaaaaaaa sungguh imutnya!

Nah, coba bayangkan lagi bayi yang sama. Bayi lucu tersebut kali ini menangis dengan sangat nyaring hingga dapat terdengar ke tetangga sebelah. Oeeeeeeeeeeeeeeeeeeek!!!!!

Orang tua akan dengan sigap mencoba menghampiri dengan lembut dan mencoba menjawab kebutuhan sang bayi. Orang tua dan orang sekitarnya akan mencoba mengerti. Dalam kondisi ekstrim, bayi mungkin pipis dan be’ol (e’e) sembarangan. Bahkan apabila benda-benda itu tidak sengaja terlempar ke wajah Anda (euhhh), Anda akan mencoba mengerti dan Anda akan mengerti bahwa dia hanyalah bayi.

Jadi, pakailah dot di mulut, popok celana, segala perlengkapan bayi, dan wajah menggemaskan ala bayi sehat.  Kalau perlu sewalah jasa babysitter bila Anda benar-benar ingin semua orang dapat mengerti Anda. Jadilah bayi dan semua orang pun akan mengerti 🙂

2. Menjadi orang gila, ya benar orang gila

Di tengah taman perkotaan yang hijau dan asri, Anda sedang duduk-duduk santai di rerumputan bersama keluarga atau orang terdekat Anda sembari ngobrol santai dan menikmati cemilan.

Lalu ada orang berpakaian aneh sedang berteriak-teriak sangat keras, entah apa yang dia katakan. Malesnya dia berlari-lari mendekati arah Anda. Gerakan orang tersebut agresif dan mungkin membahayakan, secara sadar Anda dan rekan mengambil posisi bertarung siap melawan dia.

Orang tersebut makin agresif, orang-orang di sekitar mulai heboh karena terganggu ulah beliau. Kali ini dia mengacungkan telunjuknya tepat ke arah wajah Anda dan mengucapkan sumpah serapah yang mengatakan Anda jelek, bau, dan hidup. Emosi Anda membumbung, ya Anda siap untuk bertarung.

Lalu di tengah ketengangan, tiba-tiba muncul dari belakang orang menahan Anda, sambil terengah-engah, berusaha memberitahukan Anda:

“maaf mas/mbak, dia ini orang gila, ini kami mau tangkap. Mohon dimengerti.

Ketika kita tahu yang berbuat ulah adalah orang gila, kita pun memakluminya. Kita sebagai orang normal akan segera berusaha mengerti kondisi orang gila tersebut dan juga, dengan berbaik hati, akan mengingatkan orang normal lainnya untuk mengerti.

Ingin dimengerti? Katakan pada mereka dan dunia bahwa Anda orang gila. Bahwa Anda tidak waras. Mereka akan mengerti.

3. Menjadi orang dewasa yang proaktif dan komunikatif

Faktanya adalah tidak mungkin semua orang dapat mengerti kondisi kita. Tidak mungkin orang-orang dapat dengan otomatis mengetahui dengan spesifik apa yang sedang terjadi dengan kita, masalah apa yang sedang kita hadapi, alasan kita melakukan ini dan itu, dan mengerti kondisi hati dan isi pikiran kita. MUSTAHIL.

Mari terima kenyataan bahwa tidak mungkin kita dapat dimengerti semua orang.
Terima. Terima. Ayo terima.

Manusia normal tidak dapat mengetahui segala hal tentang seseorang dengan seketika. Hey, kita bukan dukun!

(apabila Anda benar dukun, mohon maaf ya, saya kan bicara populasi rata-rata. Btw boleh tolong prediksikan saham mana yg akan naik? thx)

Menjadi tua adalah takdir, menjadi dewasa adalah pilihan. Pilihan yang tidak mudah karena perlu usaha.

Usaha untuk menerima kenyataan hidup yang mungkin pahit, usaha untuk menghela nafas menahan emosi sejenak menjadi proaktif dalam memberikan respons atas apa yang orang perbuat kepada kita, dan usaha untuk mengkomunikasikan dengan baik dan jelas apa yang sebenarnya terjadi dengan diri.

INI TIDAK MUDAH SAMA SEKALI. Tentu perlu usaha. Kalau mau konyol si no1 dan 2 ya hehe

Bagaimana saya bisa tahu kondisi Anda kalau tidak Anda kasih tahu?
Emangnya saya dukun?
Emangnya saya juga ga punya masalah?
Emangnya lo siapa?
Egois banget ya?

Berharap orang untuk mengerti kondisi kita tanpa mencoba mengkomunikasikan dengan jelas merupakan perilaku yang tidak dewasa. Seperti anak kecil inginnya dimengerti terus menerus, inginnya dipenuhi kebutuhannya selalu.

Cara yang terakhir dan terbaik, yang paling masuk akal dan terdidik, namun juga yang paling sulit agar kita dapat dimengerti oleh orang lain adalah dengan

MENJADI ORANG DEWASA YANG PROAKTIF DAN KOMUNIKATIF.

NB: pos ini saya dedikasikan kepada orang yang suka ngambek karena merasa tidak dimengerti padahal tidak pernah memberi tahu apapun dan juga kepada orang-orang (seperti saya) yang masih lambat untuk mendengar dan cepat untuk berkata-kata. (ilmu karakter yang disampaikan bang yakobus di sini)

NB2: no 1 dan 2 itu sarkas kalau ga ngerti ya hehe

[] SHS

Iklan

6 pemikiran pada “3 Cara Agar Kita Dapat DIMENGERTI Oleh Semua Orang. No 3 paling nusuk!

Hey, what's your opinion? Be the first to speak up!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s